Senin, 01 Oktober 2007

Tugas Internet yang BL

Buat Blog pribadi minimal seperti tampilan web ini di :

1. Www.Blogspot.com
2. WWW.multiply.com

Nuhun

Minggu, 30 September 2007

Jumat, 28 September 2007

Kamis, 27 September 2007

Para Penipu di Internet




Ini adalah kisah yang sungguh-sungguh terjadi di Jordania. Seorang lelaki, berchating dengan seorag gadis yang sudah ngebet mendapatkan suami. Keduanya berchating ria mencari kesesuaian. Dari hasil chating, keduanya ternyata menemukan kecocokan untuk menjalin api yang panas. Apalagi sang lelaki mengaku sebentar lagi akan bercerai-berai dengan istinya. Lalu keduanya sepakat ketemu di suatu tempat, dengan ciri-ciri pakaian dll, seperti yang disepakati di chating.

Ketika keduanya ketemu, sang lelaki malah ngamuk-ngamuk, dan sang wanita mencak-mencak. Kenapa? Karena keduanya sudah lama saling kenal. Bukan itu saja, sang lelaki ternyata adalah suami si "gadis", dan si gadis, tentu saja, istrinya si lelaki.

Itu adalah sebagian kisah yang sempat terekam media massa. Banyak lagi kisah lain yang tidak tercatat. Bagi anda yang sudah lama malang-melintang di dunia internet pasti sudah sering menerima email yang bermacam-macam isinya, seperti menang lotre, dapat warisan, lowongan kerja, kartu kredit dll.

Berikut adalah beberapa "subject" peniupan yang sering beredar di internet:
- Menang lotre
- Dapat warisan
- Kartu Kredit
- Lowongan kerja
- Mesin pembuat uang
- File Finder (247, FMD)

Modus-modus penipuan di atas juga beragam. Email yang mengabarkan anda menang lotre biasanya datang dari negri kincir angin, Belanda. Walaupun anda belum pernah beli 4D ala singapura atau Lotto atau sejenisnya, tiba-tiba anda dikirimi email yang menyuruh anda untuk mengklaim hadiah tsb. Nominal hadiahnya gak tanggung-tangung, bisa jutaan dollar.

Begitu juga personal email yang dikirim kepada anda, mengabarkan bahwa anda bisa dapat warisan jutaan dolar, kalau mau mengaku sebagai kerabat dari orang terkenal yang sudah wafat di daerah konflik, seperti negara-negara Afrika, menjanjikan imbalan sampai 50 persen. Malah sekarang bukan hanya para penipu dari Afrika yang mencatut nama-nama orang terkenal untuk menipu. Suha Arafat juga pernah kirim email ke saya, menceritakan "penderitaannya" di bawah tekanan Palestina, dan minta tolong saya membebaskan dirinya, dan jutaan dolar uangnya. Imbalannya, nanti saya dapat komisi yang tidak habis dimakan 70 turunan.

Selain dari "Suha Arafat" saya sendiri pernah beberapa kali "mengerjai" para penipu kreatif semacam itu. Beberapa kali saya dapat email dari sebuah negri di Afrika, yang secara mengharukan menceritakan bahwa keluarganya tewas dibantai musuh, atau tewas kecelakaan pesawat terbang. Sang penipu bilang bahwa dia perlu bantuan "ahli waris" orang asing untuk mencairkan kekayaan yang dimiliki si orang top tsb. Di email balasan saya pura-pura tertarik membantu dan mencantumkan alamat saya yang diminta, lengkap dengan no. HP saya.

Benar-benar penipu nekat. Ternyata dia langsung menelpon saya dari negri yang jauhnya ribuan kilometer itu. Saya pun dengan senang hati bertanya-jawab dg makhluk hitam itu. Sampai lama. Entah berapa ratus dolar dia habiskan guna menelepon saya. Saya sengaja melama-lamain conversation, kan tujuan saya "ngerjain" si penipu itu. Biar bengkak tagihan teleponnya.

Inti pembicaraan di telpon, dia minta secepat-cepatnya datang ke negrinya guna mengambil hak saya. Tentu saja, jarak yang jauh dan waktu, tak memungkinkan saya datang. Lalu dia tawarkan agar saya menghubungi notaris di negaranya sana, diberi kuasa mencairkan warisan saya. Saya setuju, tapi saya minta waktu 2-3 minggu. Mr. Columbus, demikian si penipu mengaku, keberatan karena terlalu lama. "Well, no option," kata saya membela. Dia mafhum dan wanti-wanti (alert me) untuk tidak memberi tahu orang lain tentang deal-deal kami.

Ajaib, 3 minggu kemudian ternyata tawarannya masih berlaku, walaupun dia bilang buru-buru. Tapi dengan berbagai exuze, alasan, saya mengatakan duit belum terkumpul. Akhirnya tuntutannya mengendor. Dia minta berapa saja uang yang saya punya segera dikirimkan. Urgent, katanya. Mungkin sudah terlanjur habis ratusan dolar. Itung-itung balik modal, pikirnya. Saya pun setuju, akhirnya saya kirimi dia uang 5 dolar bergambar Osama bin Laden. Supaya cepat saya kirim lewat email.

Belum terdengar lagi kabar Mr. Columbus tsb, sampai sekarang, entah masih hidup atau kena serangan jantung.

Jangan percaya juga kalau anda mendapat email yang menawarkan kartu kredit. Melalui emailnya yang meyakinkan, dia mengatakan bahwa kartu kredit yang dia jual bisa menarik uang tunai sejuta sehari dari ATM bank tertentu. Harganya pun sangat murah, antara 250 ribu sampai 1juta. Dengan alasan keamanan, supaya pihak bank tidak bisa melacak kartu kreditnya, dia menyebar luaskan kartu itu dengan cara menjualnya.

Jangan percaya itu sebab, sampai sekarang belum ada teknologi yang bisa menjiplak kartu kredit seseorang lengkap dengan chip dan passwordnya. Apalagi kalau yang menjual menggunakan mediasi internet. 200 persen jangan percaya.

Kalau anda sudah lama menganggur, dan sudah melamar ke sana ke mari, tapi belum menampakkan hasil, coba cari lowongan di internet. Banyak sekali lowongan yang ditawarkan di internet. Tapi ingat, seperti juga di dunia nyata, di internet juga beredar calo-calo pencari mangsa. Mereka menawarkan kerja fantastis bergaji ribuan dollar. Tentu saja dengan syarat, anda harus mengirimkan sekedar "uang kopi" yang lumayan jumlahnya.


Ada juga penipuan yang sebenarnya bukan penipuan, seperti program "sharing file" antar computer. Program ini dipelopori oleh 247 dan FMD. Situs ini menawarkan suatu aplikasi bernama File Finder, di mana dengan aplikasi ini kita bisa mendownload / mengcopy ribuan, bahkn jutaan file, misal file movie (film), MP3 (music) dan program-program yang sulit didapat di pasaran. Tentu saja untuk mendapatkan aplikasi file finder, anda harus membayar, lewat kartu kredit, tentunya.

Tapi begitu anda telah membayar, dan menginstal file finder, anda tak akan menemukan satu judul filem pun! Absudrdnya, si pembuat file menyediakan trouble shooting yang sangat panjang lebar. Tapi ujung-ujungnya, anda tetap tak bisa memakai File Finder tsb. Kenapa? Karena program ini cara kerjanya sama saja "mencuri" file orang lain. Pertama dia mengendus (sniffing), lalu harus mengenal IP address orang, dan menyetujui sang pemilik IP mengijinkan filenya disharing. Mau curi file, tapi minta ijin dulu, biar gak dituntut. Itulah amerika. Pokoknya very-very complicated dah! Coba, ada nggak yang mau bagi-bagi file di sini?

Program semacam ini sepintas bukan penipuan, tapi setelah kita masuk, kita makin terjebak dalam jurang tak berdasar.

Begitulah modus operandi para penipu di internet, yang menawarkan warisan, menang lotre, dll. Mereka tak putus asa mengirim email bahkan menelepon, supaya terlihat meyakinkan. Tapi ciri-cirinya jelas, ujung-ujungnya minta dana agar kita bayar notaris fiktif.

Untuk memastikan bahwa suatu produk di internet bukan penipuan, pastikan situs itu mempunyai alamat yang jelas di dunia nyata, bukan cuma di www. Pastikan pula ada nomor telp yang bisa dihubungi. Kalau perlu selidiki dulu kepastian usahanya.

Ingat, Internet adalah makhluk liar yang lahir dari ilusi-ilusi otak manusia. Dia bermutasi dan berkembang biak sesukanya, ke mana dia mau, dan tak ada yang sanggup mengendalikan atau mengontrol, sekalipun FBI atau CIA.

Rabu, 26 September 2007

Virus Komputer makin Canggih



PARA pembuat virus komputer dan worm tak pernah kekurangan akal dalam menyebarkan ciptaannya. Kita pernah mengenal virus yang disamarkan dalam kiriman surat elektronik. Kini muncul virus komputer baru yang bisa menyamar sebagai halaman situs Web.

Meski worm e-mail yang disebut virus W32/Myparty@MM atau ``My Party`` ini terbukti tidak sedemikian merusak layaknya virus Nimda atau Kournikova tempo dulu, tetap saja patut diwaspadai. Yang menarik adalah virus ini memakai taktik psikologis baru untuk mengecoh pemakai komputer.
Program perusak ``My Party`` adalah virus pertama yang memanfaatkan ekstensi .com supaya orang mau membukanya. Dia menjelajahi Web lewat account e-mail Microsoft Outlook dan menyebabkan gangguan di mana-mana. ``Virus tersebut terlihat seperti dikirimkan teman kita sendiri, attachment-nya juga mirip alamat Web sehingga orang yang tidak tahu bisa terbujuk mengkliknya,`` kata konsultan perusahaan antivirus Sophos, Graham Cluley, dalam BBC News Online.

Sementara para ahli virus yang tergabung dalam Anti-Virus Emergency Response Team (AVERT) mengidentifikasi My Party sebagai virus dengan risiko medium. Meski sempat dikhawatirkan, virus MyParty agaknya tak terlalu ganas. Buktinya sejauh ini hanya diterima beberapa ribu laporan.

Worm yang bisa menyebar luas ini datang sebagai pesan e-mail. Subjek surat berbunyi ``new photos from my party`` dan isinya berupa pesan antara lain ``Hello! My party...It was absolutely amazing! I have attached my web page with new photos. If you can please make color prints of my photos. Thanks!.`` Kalimat tersebut berpura-pura seolah mengarahkan orang kepada sebuah situs Web Yahoo yang berisi kumpulan foto pesta teman sendiri.

Seperti disebutkan Siliconvalley.internet.com, rangkaian attachment virus yaitu www.myparty.yahoo.com memang mirip dengan alamat (URL) sebuah situs Web. Padahal sebenarnya ekstensi tadi merupakan file PE 29.696 byte. Bila dibuka, virus menyalin dirinya sendiri ke C:\recycled\regctrl.exe lalu file segera dijalankan.

Selanjutnya, server SMTP default milik pemakai komputer akan ditarik dari registrasi. Virus memakai server SMTP itu untuk mengirim dirinya ke semua alamat yang ada pada Windows Adress Book dan alamat di dalam file .DBX.

Masalah lain adalah virus itu membuat pintu belakang Trojan. Risikonya komputer menjadi terbuka untuk serangan model denial of service dan ancaman keamanan lain.

Uniknya, virus hanya mencoba memperbanyak diri kalau kalender menunjukkan tanggal 25, 26, 27, 28, atau 29 Januari 2002. AVERT mengatakan ada varian lain yang hanya mampu menyebar antara 20 dan 24 Januari 2004. Pada komputer dengan penyetelan kalender yang tepat, varian itu tidak akan mereplikasi diri.

Perusahaan F-Secure Anti Virus dari Finlandia mengatakan worm tersebut dibuat di Rusia dan tidak akan menginfeksi komputer di negara tersebut.

Serangan e-mail ``My Party`` ini adalah contoh lain dari virus ``reverse social engineering``. Virus tipe ini tidak mengandalkan kata-kata subjek sensasional, seperti AnnaKournikova atau Naked Wife, untuk mengecoh pemakai komputer. Worm Kournikova, yang dulu terkenal, menjanjikan gambar sang gadis petenis Rusia kepada orang yang membuka surat.

Virus MyParty lebih memanfaatkan nama attachment yang lebih realistis. ``Karena orang sangat jarang mengirim format .com, administrator sistem dapat dengan mudah mencegah serangan dengan memfilter attachment e-mail berekstensi .com pada gateway e-mail atau firewall,`` ungkap Manajer F-Secure, Mikko Hypponen.

Orang bisa sadar komputernya telah terinfeksi bila melihat dari prompt DOS dengan C:\RECYCLE\REGCTRL.EXE, bukan dari Windows. Bila memakai Windows ME, sistem operasi tersebut menggunakan utiliti cadangan yang mem-back-up file-file terpilih secara otomatis ke folder C:\_Restore. Artinya, file terinfeksi bisa disimpan di sana sebagai file cadangan, lalu scan virus jadi tidak bisa menghapus file itu.